Assalamu'alaikum wr.wb.

Jumat, 07 Oktober 2011

Mengenal Jobdesc dan Jobspec

            Istilah Jobdesc dan Jobspec sering kita temui saat bersentuhan dengan dunia kerja. Jobdesc sebagai singkatan dari Job Description merupakan suatu dokumen yang mengacu pada gambaran tugas-tugas yang diperlukan, pengetahuan, keterampilan, kemampuan, dan struktur pelaporan yang diperlukan untuk pekerjaan. Deskripsi pekerjaan harus ditulis ringkas dan dengan tujuan utama informasi. Hal ini tidak begitu banyak dokumen hukum, karena merupakan cara untuk menyarankan calon karyawan dan saat ini apa yang diharapkan dalam pekerjaan tertentu.  Deskripsi pekerjaan berisi banyak fitur. Yang pertama adalah judul posisi. Ini harus diikuti dengan nama orang yang bertanggung jawab untuk mengawasi posisi dan lokasi pekerjaan. Ini juga merupakan ide yang baik untuk mencakup rentang skala gaji. Hal ini penting untuk menambahkan kondisi kerja karena ini adalah cara bagi calon karyawan untuk memutuskan apakah mereka tertarik dalam posisi tertentu. 
Deskripsi pekerjaan secara jelas mendefinisikan apa yang Anda harapkan sebagai manajer. Sebagai seorang karyawan, deskripsi pekerjaan yang ditulis dengan baik dapat membantu Anda menjadi siap dan informasi tentang apa yang diharapkan dari Anda. Jika dilakukan dengan benar, dapat menjadi alat yang berguna untuk membantu dalam komunikasi antara manajemen dan karyawan.


Sedangkan Jobspec atau Job Specification merupakan uraian dari spesifikasi pengetahuan, ketrampilan, dan pendidikan terakhir yang dijadikan sebagai persyaratan perekrutan / kualifikasi karyawan untuk mengisi posisi jabatan tertentu. Jobspec memiliki standar minimum tertentu yang ditetapkan oleh setiap organisasi / perusahaan ketika akan melakukan proses perekrutan, 

Jadi, dapat ditarik kesimpulan perbedaan antara Jobdesc dan Jobspec, dimana jobdesc merupakan gambaran tentang tugas dan tanggung jawab yang harus “dilakukan” oleh suatu jabatan pekerjaan tertentu. Sedangkan Jobspec merupakan kualifikasi yang harus “dimiliki” oleh karyawan untuk menduduki suatu posisi jabatan tertentu dan menjalankan jobdesc nya. Perbedaan selanjutnya menjelaskan bahwa Jobdesc merupakan milik organisasi / perusahaan dan Jobspec merupakan milik Anda.

Penelitian Sederhana MSDM

        Dalam semester 3 ini saya memperoleh mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), dimana mahasiswa dituntut untuk bisa mempelajari dan mempraktekkan MSDM di lingkungan  sekitar tempat tinggalnya. Oleh karena itu, saya mencoba untuk melakukan sebuah penelitian sederhana untuk mengetahui bagaimana proses perekrutan dan pembagian tugas kerja di salah satu Warung Makan Ayam Bakar di kawasan UI, Depok bernama Ayam Bakar "Ortega". Dalam penelitian tersebut saya mencoba untuk menanyakan kepada pemilik usaha tersebut tentang bagaimana usaha tersebut melakukan perekrutan karyawan dan pembagian tugas mereka. Kemudian pemilik menanggapi pertanyaan saya, Beliau mengatakan bahwa proses perekrutan karyawan dilakukan secara langsung melalui informasi yang disebarkan dari mulut ke mulut, dan spesifikasi karyawan juga tidak ditentukan secara mendetail, hanya diperlukan keuletan dan kejujuran dalam bekerja. Semua karyawan yang bekerja di Warung Makan Ortega berasal dari satu kampung halaman bersama pemiliknya atau masih ada ikatan family, jadi bisa dikatakan bahwa pemilik berusaha untuk memberikan lapangan pekerjaan bagi warga sekitarnya agar memperoleh pekerjaan yang layak. Dan mayoritas dari pekerja sudah memasuki batas usia kerja yaitu diatas 19 tahun.
           Selanjutnya, pemilik juga menjelaskan mengenai gambaran pekerjaan dari karyawannya, ada 2 orang karyawan yang bertugas sebagai pembakar ayam, 2 orang sebagai  pemberi menu makanan serta peracik hidangan ayam bakar yang siap disajikan ke pelanggan, kemudian 1 orang bertugas sebagai penjaga kasir, dan 2 orang lagi bertugas menyuci gelas piring kotor bekas makan pelanggan dan kemudian di masukkan ke lemari piring. Selain menjelaskan gambaran pekerjaan, pemilik juga menjelaskan mengenai gaji / upah setiap karyawannya, pemberian upah dilakukan setiap akhir bulan, dan besarnya upah para karyawan dibedakan berdasarkan usia mereka dan tingkat penjualan. Karyawan berusia 19 - 25 tahun diberikan upah antara Rp 700.000 - 1.000.000 per bulan, sedangkan yang berusia di atas 25 diberi upah berkisar Rp 1.000.000 - 1.500.000 per bulan. Masalah tempat tinggal dan jatah makan karyawan, pemilik sudah menyediakan rumah sederhana beserta asisten rumah tangganya untuk melayani karyawan saat beristirahat dirumah.
          Dari wawancara yang saya lakukan dengan pemilik warung makan "Ortega", dapat saya simpulkan bahwa usaha sektor informal tidak menentukan standar kualifikasi karyawan yang tinggi (Jobspec) dalam proses perekrutannya, serta sektor informal juga tidak mematok terlalu rumit gambaran pekerjaan tertentu  (Jobdesc) dari setiap karyawannya.

Presiden Jadi Insperktur Upacara

           Dalam peringatan hari kesaktian pancasila, Presiden SBY bertindak sebagai inspektur upacara di Monumen Pancasila Lubang Buaya, Jakarta. Dibuka dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi, upacara dilanjutkan dengan pembacaan teks pancasila oleh ketua DPD Irman Gusman. Berikutnya pembacaan UUD 45 oleh Wakil Ketua MPR Farhan Hamid yang diteruskan dengan penandatanganan ikrar oleh Ketua DPR RI Marzuki Alie. 
          Kepala Negara dalam acara itu didampingi Ibu Negara Hj. Ani Bambang Yudhoyono, serta hadir pula Wakil Presiden Budiono beserta Ibu Herawati. Dalam upacara kali ini, tema yang diambil "Dengan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kita Perkokoh Semangat Persatuan dan Kesatuan Menuju Bangsa Indonesia yang Berkarakter".
          Kemudian acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Menteri Agama Suryadharma Ali dan kallimat penutup yang dibacakan oleh Presiden, "Terimakasih, upacara berlangsung hikmat, dan terimakasih", Kata Presiden SBY.
          Sebelum meninggalkan tempat upacara, Presiden beserta Wakil Presiden bersalaman dengan keluarga pahlawan revolusi yang turut mengikuti upacara. Mereka adalah sejumlah jenderal dan perwira menengah TNI yang menjadi korban pemberontakan G30/S PKI pada 1965 lalu.